Perbedaan Surat Undangan Resmi dan Tidak Resmi

 Surat adalah alat komunikasi dalam bentuk tulisan yang banyak digunakan

orang. Untuk menulis surat yang baik, sebaiknya kita memiliki kemampuan
sebagai berikut:

  1. Menguasai bahasa yang dipakai dalam surat.
  2. Menguasai bentuk atau gaya surat.
  3. Mempunyai ide atau tema yang jelas untuk disampaikan.
  4. Menulis urutan masalah dengan runtut dan baik.

Surat undangan merupakan surat yang berisi ajakan atau permohonan untuk
menghadiri suatu acara seperti: pesta ulang tahun, pesta perkawinan, rapat,
musyawarah, melakukan suatu kegiatan, dan lain-lain. Surat undangan
dibedakan menjadi dua yaitu surat undangan tidak resmi dan surat undangan resmi.

Surat undangan tidak resmi

Surat undangan tidak resmi merupakan surat undangan yang ditulis oleh
perorangan dalam suatu acara.
Contoh:
Wanda akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-11. Ia akan mengundang teman-temannya. Wanda menulis undangan untuk teman-temannya. Perhatikan surat undangan yang akan ditulis oleh Wanda. Namun sebelumnya Wanda harus mengetahui kriteria surat undangan yang baik adalah sebagai berikut:

  • Nama dan alamat pengirim surat undangan jelas.
  • Nama dan alamat penerima surat undangan jelas.
  • Hari, tanggal, waktu, dan tempat acara yang tertulis dalam surat undangan
    jelas.
  • Bahasa yang digunakan sopan, menarik, enak dibaca dan komunikatif

Contoh Undangan tidak resmi

Contoh Undangan tidak resmi

Bagian - Bagian Surat Undangan Tidak Resmi

Surat undangan tidak resmi tersebut terdiri atas beberapa bagian dengan
rincian sebagai berikut :

  1. Tempat, tanggal penulisan surat.
    Bagian ini ditulis pada bagian sudut kanan atas.
  2. Alamat surat
    Bagian ini berisi nama dan alamat yang dikirimi ditulis secara jelas.
  3. Salam pembuka
    Salam pembuka ditulis di sebelah kiri diakhiri tanda baca koma.
  4. Isi surat
    Bagian isi surat tertulis atas :
    a. Pendahuluan, berisi tentang pemberitahuan.
    b. Isi, memuat isi surat tentang waktu, tempat, serta acara.c. Penutup, berisi tentang harapan dan ucapan terima kasih.
  1. Salam penutup
    Bagian ini ditulis di bagian kanan bawah, salam penutup diakhiri tanda baca koma.
  2. Tanda tangan
    Bagian ini berisi tanda tangan penulis surat sebagai orang yang bertanggung jawab.
  3. Nama pengirim surat.
    Nama pengirim surat ditulis di bagian bawah tanda tangan.

Surat Undangan Resmi

Surat undangan resmi adalah surat yang ditulis oleh instansi pemerintah atau swasta yang ditujukan kepada instansi, baik instansi pemerintah atau swasta, bahkan ditujukan kepada perorangan atau pribadi. Selain surat undangan resmi ada beberapa jenis surat resmi, yaitu :

a. Surat Tugas

Surat tugas yaitu surat yang dikirimkan kepada perorangan atau sekelompok orang untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu yang ditulis oleh instansi, organisasi, atau perusahaan.

b. Surat Edaran

Surat edaran yaitu surat yang berisi anjuran, pemberitahuan, petunjuk,pengumuman atau larangan yang bermanfaat sebagai dasar perbuatan sebagai kebijakan. Surat edaran biasanya diterbitkan oleh instansi/perusahaan yang kedudukannya lebih tinggi.

c. Surat Pengumuman

Surat pengumuman ini berisi tentang pengumuman atau pemberitahuan
tentang sesuatu kepada khalayak umum.


d. Surat Permohonan

Surat permohonan ini berisi tentang permohonan atau permintaan bantuan.
Contohnya: bantuan uang, pemohonan pindah, yang biasanya ditujukan kepada instansi yang jabatannya lebih tinggi.

e. Surat Perijinan

Surat perijinan ini berisi permohonan izin untuk menggunakan fasilitas tertentu seperti gedung, lapangan dan sebagainya.

Contoh Undangan resmi

Contoh Undangan resmi

Bagian - bagian Surat Undangan Resmi

Surat undangan resmi tersebut memiliki bagian-bagian sebagai berikut :

  1. Kepala surat
    Bagian kepala surat berisi tentang keterangan nama, alamat, dan nomor
    telepon suatu kantor, lembaga pemerintah, atau perusahaan.
  2. Tanggal surat
    Bagian ini menjelaskan tanggal penulisan surat yang ditulis dibagian kanan
    atas.
  3. Perihal surat
    Perihal surat berisi tentang:
    a. Nomor surat
    b. Lampiran surat
    c. Hal surat
  4. Alamat surat
    Bagian ini berisi nama dan alamat yang dikirimi surat undangan.
  5. Salam Pembuka
    Bagian ini ditulis di sebelah kiri dan diakhiri dengan tanda baca koma.
  6. Isi surat
    Isi surat terdiri atas :
    a. Pendahuluan berisi pemberitahuan.
    b. Isi surat berisi waktu, tempat, serta acara.
    c. Penutup berisi harapan dan ucapan terima kasih.
  7. Salam penutup
    Bagian ini ditulis dibagian kanan bawah. Salam penutup diakhiri tanda baca
    koma.
  8. Pengirim surat
    Pada bagian ini terdiri atas:
    a. Jabatan
    b. Tanda tangan
    c. Nama terang
  9. Tembusan
    Bagian ini ditulis bagian kiri bawah.

Beberapa pedoman penulisan surat undangan resmi adalah :

  1. Nama dan alamat pengirim surat undangan jelas.
  2. Nama dan alamat penerima surat undangan jelas.
  3. Hari, tanggal, waktu, dan tempat berlangsungnya undangan jelas.
  4. Bahasa surat undangan sopan, menarik, dan baku
  5. Bentuk surat undangan resmi/baku.

Setelah kalian memperhatikan kedua surat undangan tersebut, tahukah
perbedaannya?
Perbedaan surat undangan resmi dan tidak resmi ditampilkan dalam tabel berikut:

Tidak ada komentar untuk "Perbedaan Surat Undangan Resmi dan Tidak Resmi"